Rumor Indra Sjafri ke SFC, Simon Mcmenemy Latih Timnas U-19?

Sebagai seorang pelatih, Indra Sjafri memang sukses memperkenalkan bibit-bibit muda masa depan sepakbola Indonesia. Sebut saja nama-nama seperti Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman adalah hasil olesan Indra yang kini menjadi idola banyak masyarakat. Hanya saja racikan Indra sepertinya masih gagal membuat Timnas U-19 meraih gelar juara dalam Piala AFF U-18 2017. Bahkan Timnas harus rela digulung Korea Selatan dan Malaysia dalam dua ajang terakhir Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.

 

Meskipun tetap bisa melanggeng ke Piala Asia U-19 2018 dengan status sebagai tuan rumah, PSSI sepertinya tidak terlalu puas dengan prestasi Indra. Dalam beberapa hari terakhir, rumor ramai berhembus kalau pelatih asal Sumatera Barat itu dipecat dari timnas U-19. Meskipun akhirnya pihak Komite Eksekutif (Exco) PSSI memastikan kalau rumor itu tidak benar. “Tidak ada pemecatan terhadap Indra. Yang ada Indra dinonaktifkan kraena dianggap gagal dalam dua ajang terakhir yang diikuti Timnas Indonesia U-19,” jelas Very Mulyadi, anggota Exco PSSI seperti dilansir Bolasport.

 

Hanya saja kabar terbaru justru kembali muncul di mana nama Indra masuk dalam daftar target pelatih Sriwijaya FC (SFC). Selain Indra, SFC kabarnya sedang ingin menggaet Rahmad Darmawan, Nil Maizar hingga Jafri Sastra untuk menukangi SFC di Liga 1 musim 2018 mendatang. Namun ketika dihubungi Sripp, Presiden klub SFC yakni Dodi Reza Alex memilih bungkam. Dodi berdalih kalau semua pernyataan resmi mengenai kabar pelatih baru SFC akan diungkapkan setelah kompetisi Liga 1 resmi berakhir.

 

Kode Keras Dari Pelatih Bhayangkara FC Untuk Timnas U-19

Dan di tengah rumor Indra yang tidak akan dilanjutkan kontraknya oleh PSSI. nama Simon Mcmenemy justru ramai disebut-sebut bakal menggantikannya. Pelatih Bhayangkara FC ini bahkan mengaku tertarik melatih Timnas U-19. Dalam pernyataannya hari Sabtu (11/11), Simon angkat bicara, “Melatih timnas adalah sebuah kebanggaan, saya pernah merasakannya.”

 

Bukan tanpa alasan jika Simon akan bisa jadi pertimbangan kuat PSSI ke depannya. Karena sekedar informasi, skuad Bhayangkara FC yang berhasil menjadi juara Liga 1 Indonesia musim 2017 ini dihuni 10 pemain berstatus usia di bawah 23 tahun. Sehingga Simon sudah memiliki pengalaman melatih para pemain-pemain Togel online muda.

 

“Sekarang masih tentang bagaimana kami menikmati gelar juara. Namun tidak ada yang tahu saat masa libur musim tiba. Terlepas dari hal itu, pelatih timnas U-19 yang sekarang sudah menjalankan pekerjaan dengan sangat baik,” tutup Simon. Bicara soal melatih tim nasional sebuah negara, pria asal Skotlandia berusia 39 tahun itu pernah menjadi pelatih timnas Filipina serta pelatih akademi di tim promosi Premier League, Brighton and Hove Albion.

 

Mengintip Rahasia Juara Ala Simon Mcmenemy

Mendapat tanggung jawab menukangi klub yang dihuni mayoritas pemain muda tak membuat Simon putus asa. Bahkan di akhir musim, Bhayangkara FC sukses menjelma menjadi klub Liga 1 tersukses dengan paling banyak meraih kemenangan. Beberapa pemain muda Bhayangkara FC sudah sangat memiliki pengalaman di level internasional seperti Evan Dimas, Awan Setho, Putu Gede sampai Ilhamudin Armayn.

 

“Kami punya tim yang kuat di laga kandang dan tandang dengan lawan yang bisa dibilang tim besar. Daripada bertanya tentang kontroversi, kenapa tidak berikan apresiasi pada kerja keras tim kami? Kunci sukses kami adalah memiliki skuad yang bagus, pemain yang selalu bekerja sangat keras dan tidak pernah menyerah. Saya suka dengan pemain seperti ini,” tutup Simon.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*