Arsenal Tanpa Gol, Wilshere Tetap Bermain Mengesankan

Jack Wilshere menyelesaikan 90 menit pertandingan pertamanya secara full di Liga Primer untuk Arsenal dalam waktu lebih dari tiga tahun dan bisa dibilang dia adalah pemain terbaik Arsenal saat The Gunners bermain imbang 0-0 di West Ham pada Rabu malam kemarin. Wilshere dianggap sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan dan Arsenal sudah seharusnya mendukung pemain tersebut.

Kekuatan dan Kualitas Wilshere

‘A Little Less Conversation’, adalah sebuah lagu yang dinyanikan oleh Elvis Presley yang merupakan lagu yang didengarkan para pemain di luar lapangan. Lirik lagu tersebut sepertinya memberikan “sedikit percikan” atau kekuatan yang merupakan penilaian yang adil terhadap permainan dan tentang sedikitnya percakapan dan sedikit tindakan. Paling tidak, inilah gambaran yang cukup tepat untuk menggambarkan Jack Wilshere di Arsenal.

Gelandang yang banyak diberitakan oleh media tersebut memulai debut pertamanya di Premier League untuk The Gunners sejak Mei 2016. Sebenarnya, permainan melawan West Ham adalah 90 menit atau permainan full pertamanya dalam kompetisi Liga Primer untuk Arsenal sejak dia mencetak gol dewa poker dalam hasil imbang 2-2 melawan Manchester City pada bulan September 2014. Cukup lama dia telah menunggu, bahkan pada malam yang membuat frustrasi Arsenal, Wilshere akhirnya memberikan jawaban dengan permainannya yang sangat baik.

“Jack melakukannya dengan baik secara keseluruhan untuk pertandingan pertamanya,” kata Arsene Wenger dalam konferensi pers pasca pertandingannya. “Terutama di babak pertama di mana dia memiliki beberapa ketajaman. Dia (juga) bertahan dengan baik secara keseluruhan. Untuk pertandingan pertama itu memuaskan.” Atas bukti ini, Wenger sepertinya akan memberikan peluang atau kesempatan yang lebih besar bagi Wilshere untuk membantu Arsenal bangkit kembali.

Permainan Imbang Melawan West Ham

Sementara Wilshere dibanggakan oleh Wenger, pemain lain sepertinya cukup mengecewakan. Granit Xhaka memainkan dua umpan yang sangat ceroboh pada menit-menit pembukaan, Wilshere dapat menenangkan bola dengan kecepatan penyelesaian terbaiknya. Wilshere dianggap telah menyelamatkan gawang Arsenal begitu juga dengan beberapa kesempatan lain pada pertandingan tersebut dimana Wilshere bermain dengan sangat bagus dengan kecepatan dan tak-tiknya.

Berbagai upaya juga dilakukan oleh West Ham untuk menjebol gawang Arsenal. Namun, Wilshere terlihat begitu mengesankan dengan bermain sangat bagus. Tidak mengherankan jika berbagai aksi Wilshere di tengah lapangan telah menjadikan dirinya sebagai pemain terbaik malam itu atau sering dikenal dengan istilah Man of The Match. Ini tidak berlebihan.

Selain itu, seperti yang dikatakan oleh Wenger, bahwa yang dilakukan oleh Wilshere karena dia juga mengambil tugas defensifnya. Nacho Monreal adalah satu-satunya pemain di kedua tim untuk membuat tackles dan interceptions gabungan lebih banyak daripada Wilshere. Beberapa dari mereka juga melakukan ancaman. Dia bisa menambahkan sedikit gigitan ke lini tengah.

Wilshere sepertinya telah mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Wenger juga harus kembali membuat strategi yang tepat baik untuk Wilshere maupun Arsenal secara keseluruhan. Pasalnya, permainan di Liga Primer semakin panas dan setiap klub tengah berusaha kuat untuk berebut posisi puncak. Apalagi, Arsenal masih terus tertahan di posisi ke 7 di bawah Burnely FC dan Liverpool.

Bukan tidak mungkin jika pada pertandingan selanjutnya, Wenger dan Arsenal akan membuat strategi permainan dengan mengandalkan permainan Wilshere untuk menciptakan berbagai kemenangan. Tentu, ini bukan hal yang mudah sekaligus bukan hal yang sulit. Apalagi, saat ini setiap klub juga terus memperkuat diri. Begitu juga dengan persaingan di posisi puncak yang semakin menengangkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*