No Picture

Rilis Teaser Trailer, ‘WIRO SABLENG 212’ Tayang Agustus 2018

May 21, 2018 rizal 0

Geliat film superhero di Indonesia tampak begitu terlecut dengan WIRO SABLENG 212. Menggaet Vino G Bastian sebagai sosok Wira Saksana alias Wiro Sableng, film ini seolah jadi warisan bagi Vino karena karakter Wiro Sableng diciptakan oleh ayahnya sendiri, seniman Bastian Tito. Tak main-main, WIRO SABLENG 212 juga jadi film Indonesia pertama yang bekerja sama dengan Fox International Production, anak perusahaan studio raksasa Hollywood, 20th Century Fox.

 

Digarap oleh Lifelike Pictures, WIRO SABLENG 212 memilih sutradara Angga Dwimas Sasongko untuk menghidupkan kembali Wiro yang sempat populer lewat serial TV-nya di era 1990-an. Jajaran pemain yang terlibat pun begitu megah yakni seperti Sherina Munaf yang akan jadi comeback Sherina sebagai aktris sejak PETUALANGAN SHERINA (2000) sebagai Anggini. Ada justru istri Vino yakni Marsha Timothy yang didapuk sebagai Bidadari Angin Timur. Untuk guru Wiro yakni Sinto Gendeng diserahkan kepada Ruth Marini.

 

Setelah lama menanti dan membuat penggemar tak sabar, Lifelike dan Fox akhirnya merilis teaser trailer perdana WIRO SABLENG 212 pada Jumat (11/5) kemarin. Dalam teaser yang diluncurkan, terlihat untuk pertama kalinya sosok Vino sebagai Wiro yang tengah berlatih beladiri dengan sang guru Sinto. Ada juga adegan kala Wiro berjumpa dengan Kalingundil (Dian Sidik), salah satu anak buah dari musuh utamanya, Mahesa Birawa (Yayan Ruhian). Yang menarik, dalam teaser bandar togel terpercaya itu juga diperlihatkan Anggini dan gurunya, Dewa Tuak (Andi /Rif) berjumpa dengan Wiro.

 

Selain merilis teaser, Lifelike juga mengumumkan jika perilisan WIRO SABLENG 212 dimajukan dari September menjadi Agustus 2018. Seperti dilansir detikHOT, majunya jadwal rilis ini dikarenakan minat masyarakat yang sudah tak sabar dan cukup tinggi untuk melihat versi terbaru dari Wiro Sableng yang dulu sering tayang di hari Minggu siang itu.

 

Fox Promosikan ‘WIRO SABLENG 212’ Dengan Maksimal

 

Dengan nama besar Fox yang menaungi WIRO SABLENG 212, tentu saja Wiro mendapatkan materi promosi yang tak main-main. Bahkan terbaru, karakter Wiro juga ditampilkan dalam trailer DEADPOOL 2, film superhero terbaru Fox yang bakal rilis di Indonesia pada 15 Mei 2018 itu. Dalam trailer promosi, tampak Wiro dan Anggini hendak melamar dan masuk dalam kelompok X-Force, tim berisi para mutan yang melawan Cable alias Nathan Summers (Josh Brolin).

 

Tak cuma itu saja, Sheila Timothy selaku produser WIRO SABLENG 212 membocorkan kalau Fox bakal menayangkan teaser film WIRO SABLENG 212 dalam malam screening DEADPOOL 2 di Singapura. Tentu saja hal ini akan sangat menggembirakan karena jadi momen pertama manusia sakti asli Indonesia dikenal oleh publik luar negeri. Bahkan bukan tak mungkin kalau WIRO SABLENG 212 akan ditayangkan di kawasan Asia Tenggara hingga Hollywood nantinya.

 

‘WIRO SABLENG’ Siap Gaet Penonton Milenial

 

Salah satu tantangan terbesar WIRO SABLENG 212 yang dibebankan kepada Angga dan Vino serta jajaran pemain lain adalah memperkenalkannya kepada penonton milenial. Seperti yang diketahui, Wiro memang jauh lebih dikenal oleh generasi 90-an.

 

“Wiro itu dari novel dan sinetron digambarkan sebagai pria berambut panjang. Namun di film WIRO SABLENG 212, kita nggak mengikuti penggambaran itu. Kami membuatnya dengan gaya rambut acak-acakan seperti masa kini. Desain kapak dan baju hingga celana yang dipakai Wiro juga mengalami perubahan yang relevan dengan tampilan milenial,” kisah Sheila.

 

No Picture

Kisah Menyeramkan Remaja Tewas Satu per Satu dalam Truth or Dare

January 14, 2018 rizal 0

Pernahkah Anda bermain Truth or Dare dengan teman-teman Anda? Memang permainan itu sangat menyenangkan apalagi jika teman yang kena memilih dare. Akan tetapi sebaiknya sekarang Anda berhati-hati apabila berniat untuk memainkannya karena apabila salah langkah, maka nyawa Anda lah yang akan menjadi taruhannya agen togel online. Mengapa bisa?

Hal ini lah yang terjadi dalam film yang berjudul Truth or Dare yang diproduksi oleh studio di balik puluhan horor yang sudah ada sebelumnya misalnya saja Insidious, Paranormal Activity, dan juga Get Out. Studio tersebut adalah Blumhouse Productions.

Sekilas Tentang Truth or Dare

Di dalam film ini diceritakan ada sekelompok remaja yang tinggal di Amerika sedang iseng melakukan permainan Truth or Dare sama seperti biasanya saat mereka sedang berkumpul bersama. Namun sialnya, dalam permainan kali ini rupanya mereka melibatkan ‘sesuatu yang tidak kasat mata’. Ketika permainan ini berlangsung, ‘sesuatu’ tersebut mulai menghukum mereka dengan caranya sendiri. ‘Sesuatu’ itu menghukum pemain yang lebih memilik Truth ketimbang memilih Dare untuk melakukan sebuah tantangan ketika mereka memilih Dare.

Di film ini kemudian satu per satu dari remaja tersebut mulai tewas dan meninggalkan sisa calon korban yang mencara sebuah cara untuk lepas dari teror permainan yang terkutuk tersebut serta tentu saja lepas dari ‘sesuatu’ yang mana terus saja mengejar mereka.

Tim Produksi Truth or Dare

Film Truth or Dare ini digarap oleh sutradara dari film Kick Ass 2 yakni Jeff Wadlow. Bintang-bintang yang berperan di dalam Truth or Dare ini antara lain: Lucy Hale, Violett Beane, Tyler Posey, Hayden Szeto, Nolan Gerard Funk, dan juga Sophia Taylor Ali. Permainan truth or dare yang sering sekali terlihat menyenangkan ketimbang mengerikan diangkat oleh sutradara handal Jeff Wadlow. Skenarionya ditulis oleh Christoper Roach, Jilican Jacobs, dan juga Michael Reisz. Film ini didistribusikan oleh Universal Studios.

Jika Anda ingin mengenal lebih dalam satu per satu cast dalam film ini, berikut ini daftarnya. Landon Liboiron berperan sebagai Carter, sedangkan Tayler Posey berperan sebagai Lucas, dan Violett Beane sebagai Markie Cameron. Bagaimana dengan Aurora Perrineau? Ia berperan sebagai Giselle dalam film Truth or Dare ini, sementara itu Roy Cameron diperankan oleh Brady Smith. Nolah Gerard Funk juga di sana. Sementara itu ada Hayden Szeto yang berperan sebagai Ronnie. Dan Sophia Ali akan berperan sebagai Penelope.

Tim Neff yang datang juga di film Truth or Dare ini memiliki peran sebagai Frat Dude dan Morgan Lindholm sebagai Alexis Podell. Sementara itu Carlo Scortino sebagai Markie’s Kisser. Dan Tom Choi di sini sebagai Officer Han Chang. Lalu ada Bradley Snedeker yang memiliki peran sebagai partnernya Han. Dan Leslie Stratton sebagai seorang siswa. Noah Staggs yang hadir di Truth or Dare ini juga berperan sebagai Desk Seargant J. Williams dan Alexix Jacknow berperan sebagai Admissions Asssistant. Yang terakhir adalah Dominic Vedder yang berperan sebagai EMT.

Menjelang Halloween Anda bisa membayangkan betapa asiknya seharusnya bermain truth or dare. Namun malahan sebaliknya permainan ini menjadi sangat mengerikan. Di dalam film ini kengerian permainan Truth or Dare akan ditampilkan dan Anda bisa menyaksikannya mulai tanggal 27 April 2018. Bagaimana? apakah Anda sudah tidak sabar menyaksikan kengerian dari film yang setara dengan Insidous dan Paranormal Activity ini?

No Picture

Proyek Akbar, Film ‘WIRO SABLENG 212’ Siap Rilis di 2018

December 24, 2017 rizal 0

Kalau bicara mengenai karakter manusia yang memiliki kekuatan tarung hebat, mungkin Hollywood jawaranya. Lewat film-film superhero dari Marvel atau DC, penduduk dunia begitu menggandrungi Batman, Ironman, Captain America dan Superman. Namun sejatinya, Indonesia juga memiliki tokoh penumpas kebatilan lokal yang juga tak kalah terkenal yakni Wiro Sableng sang pendekar 212.

 

Kamu yang hidup di era tahun 90-an, tentu sangat terhibur dengan serial TV silat Wiro Sableng yang tayang di salah satu stasiun TV swasta tiap hari Minggu siang. Serial yang diadaptasi langsung dari novel karya Bastian Tito itu sempat tenggelam dan terlupakan karena perubahan zaman. Dan kini LifeLike Pictures membangkitkan Wiro Sableng dari tidur panjangnya lewat film layar lebar bertajuk WIRO SABLENG 212.

 

Menggaet sutradara muda capsa susun berbakat, Angga Dwimas Sasongko, Wiro Sableng dijadwalkan tayang pada tahun 2018 mendatang. Bukan proyek main-main, bahkan studio Fox International Productions ikut terlibat dalam film akbar ini. Dalam wawancaranya dengan Detik, Angga mengakui kalau proyek film ini berbeda dari yang pernah dia jalani. “Nggak banyak film Indonesia yang memakai desain aturan produksi. Dunia Wiro Sableng ini beda sekali dengan yang pernah terbayangkan sebelumnya.”

 

Memahami kalau Wiro adalah sebuah tokoh yang sangat ikonik, Angga mengakui kalau banyak fans lintas generasi dari pendekar 212 ini. Sekedar informasi, Wiro Sableng adalah salah satu cerita silat terpanjang yang pernah dilahirkan di Indonesia. Dalam rentang waktu 36 tahun mulai dari 1967 hingga 2006, sudah ada 185 buku yang dirilis.

 

Libatkan 200 Kru dan Puluhan Aktor Papan Atas

 

Dianggap sebagai film blockbuster, jajaran kru yang terlibat pun luar biasa banyak yakni mencapai 200 orang. Untuk adegan silat, WIRO SABLENG 212 menggaet aktor Yayan Ruhian sebagai koreografer pertarungan. Untuk jurusnya sendiri, Yayan masih menyimpan rapat-rapat. Hanya saja pria yang identik dengan karakter Mad Dog itu mengaku kalau semua jurus yang ada di film merupakan visualisasi dari bukunya.

 

Untuk mengerjakan adegan silat WIRO SABLENG 212, Yayan dibantu oleh tiga perguruan bela diri yakni Perguruan Ciung Wanara, Panglipur dan Tenaga Dalam. Tingkat blockbuster film ini terlihat dari banyaknya aktor dan aktris papan atas yang terlibat. Untuk tokoh sentral sang Wiro Sableng, dipercayakan penuh kepada aktor tampan, Vino G Bastian yang secara kebetulan adalah anak dari Bastian Tito, sang pencipta tokoh pendekar berbaju putih itu.

 

Bicara mengenai Wiro Sableng, tentu keberadaan guru Sinto Gendeng juga sangatlah penting. Karakter Sinto dimainkan oleh aktris monolog, Ruth Marini. Peran lainnya secara berturut-turut adalah Sherina Munaf (Anggini), Marsha Timothy (Bidadari Angin Timur), Fariz Alfarazi (Bujang Gila), Yayan Ruhian (Mahesa Birawa), Yayu Unru (Kakek Segala Tahu), Dian Sidik (Kalingundil), Cecep Arief Rahman (Bajak Lagus Bagaspati), Andi /Rif (Dewa Tuak), Marcell Siahaan (Ranaweleng), Happy Salma (Suci), Dwi Sasono (Raja Kamandaka), Lukman Sardi (Werku Alit), Rifnu Wikana (Kalasrengi) dan Marcella Zalianty (Permaisuri).

 

Ratusan Kostum dan Senjata Dibuat

 

Satu fakta lain juga diurai WIRO SABLENG 212 yang akan menjadi film Asia Tenggara pertama yang diproduksi oleh jaringan Fox. Menjadi proyek yang ambisius, tim produksi pun mempersiapkan dengan begitu maksimal. Bahkan sedikitnya ada 350 kostum dan 185 senjata yang sengaja dibuat untuk WIRO SABLENG 212.

 

Sudah memulai syuting pada 21 Agustus 2017, semoga WIRO SABLENG 212 bisa memenuhi ekspektasi tinggi para fans berat.

 

 

No Picture

Penjahat Yang Harus Ada di Film Cyborg DC, Menurut Ray Fisher

December 18, 2017 rizal 0

Bila dibandingkan dengan pahlawan seperti Batman atau Superman, Cyborg tidak memiliki daftar yang lengkap akan peran musuh atau penjahat yang menariknya keluar dan menyelamatkan kota. Hal ini karena dia adalah ciptaan yang relatif baru di dunia komik DC. Konon, pahlawan berbasis teknologi tersebut akan membuat debut DCEU resminya di akhir pekan ini saat pemutaran perdana Justice League dan aktor Vic Stone, Ray Fisher, sudah memiliki ide dalam pikirannya untuk film solo karakter tersebut. Seperti apakah?

Penjahat yang Akan Dihadirkan di Cyborg

Secara khusus, Ray Fisher ingin melihat wajah Cyborg melawan The Phantom Limbs. Ray Fisher menjelaskan:

“Dengan cerita seperti ini, saya ingin melihatnya sedikit lebih intim, sedikit lebih spesifik untuk Cyborg.Ada semacam musuh Cyborg khusus yang telah mereka lakukan bertahun-tahun yang lalu di mana dia melawan kelompok yang disebut Phantom Limbs, yang merupakan kelompok tentara bayaran dari individu yang diserang secara cybernetis yang sangat mirip dengannya.Saya pikir melihat dia mengalahkan orang-orang yang memiliki kemampuan serupa tapi juga sekelompok pejuang yang jauh lebih baik – melihat bagaimana semua akan berubah, saya pikir akan sangat istimewa.”

Ray Fisher membuat komentar ini saat tampil di Talk Popcorn, dan dia mungkin tertarik akan sesuatu di film tersebut. The Phantom Limbs sendiri merupakan sekelompok supersoldiers yang diserang secara cybernetis. Sama halnya seperti Cyborg, mereka menggunakan prosthetics berteknologi tinggi untuk menggantikan anggota badan yang hilang dalam pertempuran.Namun, tidak seperti Cyborg, mereka sangat terlatih dalam pertempuran dan jauh lebih mematikan. Mereka juga dikenal sebagai kelompok yang, jika dibiarkan, dapat melakukan kerusakan parah pada sudut lain dari keseluruhan alam semesta DC.

Cyborg Dapat Menarik Fans DC Lain

Sungguh kehadiran Cyborg memang sangat menyegarkan karena dunia DC akan lebih bertambah dari sisi teknologi dan jangkauannya semakin luas. Menyenangkan juga ketika mengetahui bahwa Ray Fisher yang akan memerankan karakter utama ingin melawan The Phantom Limbs karena mereka sangat cocok untuk Cyborg untuk bertarung. Menurut sifatnya, Cyborg adalah anggota Justice League yang paling cocok untuk melawan tipe musuh tersebut.Hal ini dapat menyebabkan konflik togel online skala yang lebih kecil daripada yang biasa kita lihat di film superhero dan memberikan penjelasan logis mengapa anggota Liga lainnya tidak datang untuk mengulurkan bantuan terhadapnya.

Tentu saja, ini semua bergantung pada apakah film solo Cyborg masih akan berlangsung atau tidak. Maksudnya, film solo Vic Stone ini diberi tenggat waktu hingga rilis di tahun 2020 pada tahap awal DCEU.Namun ada beberapa perubahan signifikan di balik layar dalam beberapa bulan terakhir. Dengan begitu banyak proyek lain yang sedang dikembangkan (seperti film Nightwing Chris McKay, film Batgirl Joss Whedon dan Flashpoint dan masih banyak yang lainnya)

Kami masih belum tahu apakah film Cyborg ini ada di dalam map dari beberapa film yang tengah dikembangkan saat ini atau tidak. Konon, jika film ini akhirnya dibuat maka The Phantom Limbs bisa mewakili konflik pribadi yang hebat bagi Cyborg untuk melawannya. Ini pasti akan sangat menarik melihat superhero dengan teknologi yang canggih dan bertarung dengan musuh yang sangat mematikan.

Cyborg akan melakukan debut penuhnya ke DC Extended Universe akhir pekan ini ketika Justice League garapan Zack Snyder memasuki bioskop. Ini adalah waktu yang sangat mendebarkan karena Justice League sendiri telah mengalami berbagai isu beberapa waktu lalu. Banyak fans yang akan merasa terkejut atau kecewa dapat dilihat setelah perilisan film besar tersebut.

No Picture

Gaet Produser ‘DESPICABLE ME’, Video Game Mario Bros Bakal Jadi Film

December 6, 2017 rizal 0

Tak bisa dipungkiri jika video game Mario Bros memang jadi salah satu ikon budaya yang sangat populer. Banyak orang begitu jatuh hati dengan kisah tukang ledeng Mario dan Luigi. Hal itu akhirnya membuat Nintendo berencana untuk mengadaptasi Mario Bros ke ranah layar lebar lewat film animasi. Dan kali ini, Nintendo memperhitungkan semuanya dengan matang.

 

Enggan film animasi dua saudara asal Italia ini mengecewakan, Nintendo pun menggaet Illumination Entertainment, anak perusahaan Universal sebagai produser. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan kerjasama Nintendo-Illumination sejak tahun 2015. Terpilihnya Illumination pun membuat film animasi SUPER MARIO BROS digadang-gadang bakal sukses. Karena beberapa karya mereka seperti DESPICABLE ME, MINIONS dan THE SECRET LIFE OF PETS mampu mengumpulkan ratusan juta dolar di seluruh dunia dan meraih pujian kritikus film.

 

Kelak saat kolaborasi ini terjadi, maka Universal dan Illumination diprediksi akan memiliki Intellectual Property (IP) setara milik Walt Disney atau Warner Bros. Nantinya film animasi SUPER MARIO BROS bakal digarap di studio Mac Guff milik Illumination di Paris, Prancis. Menjadi sebuah proyek serius, pencipta video game yang pertama rilis tahun 1985 itu yakni Shigeru Miyamoto bakal terlibat sebagai salah satu produser, seperti dilansir CNN Indonesia.

 

Versi Live-Action Mario Bros Dianggap Sampah

 

Adaptasi game Mario Bros ke ranah film sebetulnya bukan pertama kali bakal dilakukan oleh Illumination. Karena rupanya kisah Mario dan Luigi sebetulnya sudah pernah diusung ke ranah film live-action pada tahun 1993 silam. Hanya saja karya itu dianggap sebagai sampah dan bercokol di posisi kedelapan dalam daftar 10 film  adaptasi dewa poker video game terburuk versi Business Insider.

 

Diproduksi oleh Hollywood Pictures, film itu bahkan gagal total karena dari budget USD 48 juta (sekitar Rp 649 miliar) cuma bisa meraih USD 20,9 juta (sekitar Rp 282 miliar) yang membuat Nintendo rugi besar. Filmnya sendiri mengisahkan Mario (Bob Hoskins) dan Luigi (John Leguizamo), dua tukang ledeng Amerika-Italia yang tinggal di Brooklyn, New York dan dipecat dari perusahan konstruksi yang dipimpin Anthony Scapelli (Gianni Russo).

 

Setelah jadi pengangguran, Luigi terpikat pada mahasiswi bernama Daisy (Samantha Mathis) yang sedang menggali di bawah jembatan Brooklyn demi mencari tulang dinosaurus yang membuat mereka memasuki portal interdimensional. Di sana mereka berjumpa dengan King Koopa (Dennis Hopper) yang merupakan turunan Tyrannosaurus Rex yang ingin menguasai dunia dari pecahan meteorit yang dimiliki Daisy.

 

Tak Selamanya Film Adaptasi Video Game Gagal

 

Kendati memang ada banyak sekali film adaptasi video game yang gagal, faktanya tidak semua yang meraih hasil buruk. Hollywood bahkan memiliki catatan 10 film video game tersukses yang mampu mengumpulkan pundi-pundi dolar cukup besar. Kesepuluh film itu adalah LARA CROFT TOMB RAIDER: THE CRADLE OF LIFE, POKEMON: THE FIRST MOVIE, NEED FOR SPEED, RESIDENT EVIL: RETRIBUTION, ASSASSIN’S CREED, LARA CROFT: TOMB RAIDER, RESIDENT EVIL: AFTERLIFE, PRINCE OF PERSIA: THE SANDS OF TIME, THE ANGRY BIRDS MOVIE dan WARCRAFT.

 

Dari sepuluh film yang sudah disebutkan itu, mereka paling sedikit mengumpulkan USD 156 juta (sekitar Rp 2,1 triliun) dan tertinggi menyentuh USD 433 juta (sekitar Rp 5,8 triliun).Untuk WARCRAFT sendiri, pihak produksi yakni Legendary Pictures dan Blizzard Entertainment sudah berencana untuk menyiapkan sekuel karena memang memiliki basis penggemar video game yang sangat kuat.